Bagong Kembar

Raden Lesmono, putra mahkota Kerajaan Astina, sedang gundah gulana karena jatuh cinta pada Mayang Sari.

Raden Lesmono, putra mahkota Kerajaan Astina, sedang gundah gulana karena jatuh cinta pada Mayang
Sari. Namun sang ayahanda, Prabu Duryudana tidak dapat membantu putra kesayangannya itu. Maka, ia
pun memohon bantuan kepada Raden Arjuna guna mengejar cinta sang pujaan hati.

Sementara itu, di tempat lain, Bagong juga tengah dilanda kegalauan hati. Ia kerap kali melamun
memikirkan Mayang Sari. Melihat anaknya yang begitu mendamba Mayang Sari, sebagai orang tua,
Semar ingin sekali membantu Bagong.

Banyak yang mendamba, membuat Kerajaan Candi Kencana mengadakan sayembara perang guna
memperebutkan hati Mayang Sari. Dalam sayembara tersebut, Bagong lah yang menjadi pemenangnya.
Untuk itu, ia pun berhak untuk mendapatkan Mayang Sari.

Namun sayangnya, sebelum Bagong dan orang tuanya memohon pamit restu kepada Pandawa, tiba-tiba
saja muncul Bagong palsu yang berniat untuk menuju tempat Mayang Sari. Bagong asli pun merasa was-
was. Ia pun kemudian bergegas untuk menyelamatkan sang putri.

Sesampainya di sana, pertemuan kedua Bagong pun terjadi. Demi mempermudah situasi yang kian
rumit, akhirnya Prabu Kresna diutus untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut. Teka-teki
Bagong yang sesungguhnya pun akhirnya terungkap.