Ramong Batik

Pertunangan Kurupati dengan Dewi Banowati membuat Arjuna gundah. Tak kuasa menahan kegalauan hati, ia pun memutuskan untuk berkelana ke hutan.

Pertunangan Kurupati dengan Dewi Banowati membuat Arjuna gundah. Tak kuasa menahan kegalauan
hati, ia pun memutuskan untuk berkelana ke hutan. Tak di sangka, ia pun bertemu dua raksasa si tengah
hutan. Pertempuran ketiganya pun tak dapat dihindari. Kemudian kedua raksasa itu berubah wujud
menjadi Batara Kamajaya dan Batari Ratih. Penjelasan keduanya membuat Arjuna menuruti perintah
Batara Kamajaya.

Sementara itu, di suatu taman, Dewi Banowati sedang bersedih hati karena perjodohannya dengan
Kurupati. Tiba-tiba saja Arjuna datang mengahampirinya. Hati Banowati kala itu sedang bahagia. Ia pun
memberikan tanda kasih berupa Remong (selendang) batik kepada sang pujaan hati.

Di tempat lain, saat Dewi Woro Sembadra tengah tertidur pulas, datanglah Singoyudho yang berniat
untuk menculik Banowati. Terkesima dengan Woro Sembadra, Singoyudho pun mengambil remong
batik milik putri dari Kerajaan Mandura itu. Salah satu istri dari Arjuna itupun kemudian kaget dan
berteriak hingga orang-orang berdatangan, termasuk Arjuna.

Woro Sembadra kehilangan remong batiknya. Rupanya, remong tersebut bermotif sama dengan yang
dipakai oleh Arjuna. Kemudian, terjadilah perselisihan paham yang membuat Dewi Banowati terlibat
dan dipanggil mengahadap Sembadra.

Setelah semuanya telah dijelaskan oleh Banowati, Dewi Sembadra pun bersumpah bahwa siapa yang
dapat mengembalikan remong batik miliknya, maka ia akan menjadikannya seorang suami. Mendengar
hal itu, Arjuna pun kemudian segera pergi untuk mencari sang pencuri.