Gatutkoco Rajah

Dewi Waskitorukmi yang kasmaran kepada Raden Gatutkoco memohon kepada ayahandanya, Prabu Dendopati, untuk mencari Raden Gatutkoco. Sang ayahanda menyanggupinya. Lalu keduanya pergi mencari Gatutkoco.

Dewi Waskitorukmi yang kasmaran kepada Raden Gatutkoco memohon kepada ayahandanya, Prabu Dendopati, untuk mencari Raden Gatutkoco. Sang ayahanda menyanggupinya. Lalu keduanya pergi mencari Gatutkoco.
Raden Gatutkoco sedang berguru kepada Resi Seto. Dan ia diberi Ajian bernama Aji Narantaka oleh sang guru. Selesai mendapatkan ilmunya, Gatutkoco pamit dari sang guru.

Di lain waktu, Gatutkoco bertemu dengan Abhimanyu yang membawa Dewi Waskitorukmi. Sang dewi menyatakan ingin menikahi Gatutkoco. Namun Gatutkoco menolaknya. Secara tak sengaja Gatutkoco menampar Dewi Waskitorukmi. Hal ini secara tak disangka menyebabkan kematian sang dewi. Gatutkoco pun pergi. Datanglah Prabu Kresna menghidupkan kembali Dewi Waskitorukmi dengan Kembang Wijayakusuma.

Sementara di lain tempat, Raden Durcala sedang mengamuk yang membuat para Pandawa kalang kabut. Datang Raden Gatutkoco untuk membantu. Namun Aji Narantaka yang baru didapatkan Gatutkoco tak mampu mengalahkan Raden Durcala. Pergilah Gatutkoco menemui Prabu Kresna. Kemudian Prabu Kresna memberitahu agar Gatutkoco memasukkan Dewi Waskitorukmi kedalam tangannya. Setelah hal itu dilakukan, Gatutkoco kembali pergi memerangi Raden Durcala. Dalam pertempuran lanjutan, Durcala akhirnya tewas terkena pukulan tangan Gatutkoco.