Rebut Lengo Tolo

Prabu Pandudewanata sebelum wafat meninggalkan wasiat berupa sebuah kotak yang berisi minyak tala. Lalu minyak tala diberikan kepada ayah dari para Kurawa, Prabu Destarastra. Setelah para Pandawa, Putra Pandu, dewasa maka minyak tala ini akan diberikan kepada mereka.

Prabu Pandudewanata sebelum wafat meninggalkan wasiat berupa sebuah kotak yang berisi minyak tala. Lalu minyak tala diberikan kepada ayah dari para Kurawa, Prabu Destarastra. Setelah para Pandawa, Putra Pandu, dewasa maka minyak tala ini akan diberikan kepada mereka.

Sengkuni sudah mengetahui khasiat dari minyak tala ini. Sehingga sewaktu akan diberikan ke Puntadewa, Sengkuni menyenggolnya hingga tumpah. Setelah semua orang pergi meninggalkan balai pertemuan, Sengkuni mengambil sisa-sisa minyak di lantai untuk dibalurkan ke sekujur tubuhnya. Minyak Tala akan membuat siapapun yang dibalurkannya menjadi sakti mandraguna, tidak ada senjata yang mampu melukai tubuh yang telah dibalur minyak tala.

Kemudian Sengkuni memerintahkan para Kurawa merebut minyak tala dari tangan Pandawa. Terjadilah perebutan minyak tala antara Pandawa dan Kurawa. Hingga akhirnya minyak tala jatuh ke sebuah sumur mati. Hal ini membuat para Pandawa dan Kurawa tidak mampu mengambilnya.

Datanglah Resi Kumbayana alias Durna yang berhasil mengambil minyak tersebut. Melihat kesaktian Resi Durna akibat minyak tala tersebut, membuat para Pandawa dan Kurawa mengabdi menjadi murid Durna.