Wayang Anak-anak – Babad Wonomarto

Pandawa telah mendapat anugerah tanah di hutan Wanamarta. Mereka pun kemudian memohon restu kepada sang kakek, Abhiyasa, agar dilancarkan jalannya. Saat restu sudah diraih, Bhima mulai membabat hutan tersebut.

Pandawa telah mendapat anugerah tanah di hutan Wanamarta. Mereka pun kemudian memohon restu kepada sang kakek, Abhiyasa, agar dilancarkan jalannya. Saat restu sudah diraih, Bhima mulai membabat hutan tersebut. Namun sayang, di tengah perjalanan, Bratasena tiba-tiba saja ditawan oleh para jin dan terjebak dalam jeratannya. Hal itu pun tentunya menjadi penghalang bagi perjalanan Bhimasena dan pandawa lainnya.

Sementara itu di tempat lain, Permadi yang sedang mencari para saudaranya bertemu dengan Jin Wilwuk. Ia kemudian membawa sang Arjuna ke tempatnya. Setelah bertemu putri Jin Wilwuk, Arjuna dijodohkan lalu diberi pusaka yang sangat sakti.

Saat Permadi bertemu anaknya di tengah hutan, mereka dikejutkan oleh suara Bratasena. Ia pun bergegas mendekati sumber suara lalu melepaskan Bratasena. Melanjutkan perjalanan, sang pandawa ke-tiga itu akhirnya tiba di pusat Kerajaan Siluman. Kemudian terjadilah perang tanding.

Kemenangan atas nama Pandawa pun didapatkan. Kerajaan itu lalu dinamakan Indraprasta. Sedangkan Arjuna mendapat gelar Prabu Puntadewa.