Limbuk Cangik Kembar

Prabu Sosro Bawono jatuh cinta kepada istri Gatutkaca, Dewi Pergiwa. Ia lalu memohon batuan kepada Dewi Durga. Menyanggupi permintaan sang Prabu, ia pun kemudian meminta agar adik-adik dari Prabu Sosro Bawono merubah diri menjadi Limbuk dan Cangik.

Prabu Sosro Bawono jatuh cinta kepada istri Gatutkaca, Dewi Pergiwa. Ia lalu memohon batuan kepada Dewi Durga. Menyanggupi permintaan sang Prabu, ia pun kemudian meminta agar adik-adik dari Prabu Sosro Bawono merubah diri menjadi Limbuk dan Cangik. Keduanya lalu pergi menuju Pringgandani.

Sementara itu di tempat yang berbeda, Dewi Pergiwa sedang menanti Gatutkaca. Datanglah Limbuk dan Cangik dan langsung membawa pergi Dewi Pergiwa. Tak lama kemudian, Gatutkaca tiba. Para pengasuh mengabarkan bahwa Dewi Pergiwa dibawa pergi oleh Limbuk dan Cangik. Merasa cemas, Gatutkaca langsung bergegas pegi menyusul mereka.

Limbuk dan Cangik yang asli sedang dalam perjalanan menuju Pringgandani. Mereka pun bertemu dengan Gatutkaca. Tanpa banyak bicara, Gatutkaca menghajar keduanya. Mereka lalu melarikan diri dari kemarahan Gatutkaca.

Prabu Kresna dan para Pandawa yang sedang menuju Pringgandani bertemu Abhimanyu, yang menjelaskan pesan dari Eyang Abhiyasa. Kemudian, datanglah Limbuk dan Cangik menerangkan perihal yang sedang mereka temui. Tak lama kemudian, datanglah Gatutkaca untuk menjelaskan pula permasalahannya. Dikawal oleh Gatutkaca dari belakang, akhirnya Limbuk dan Cangik diberi tugas untuk memulangkan Dewi Pergiwa.

Limbuk dan Cangik asli bertemu diri mereka yang palsu. Pertempuran tak terhindarkan. Lalu Limbuk dan Cangik palsu pun berubah wujud menjadi adik-adik Prabu Sosro Bawono.