Pertunjukan

Pertunjukan

Sinopsis Pertunjukan Dari Wayang Orang Bharata.

Limbuk Cangik Kembar

Prabu Sosro Bawono jatuh cinta kepada istri Gatutkaca, Dewi Pergiwa. Ia lalu memohon batuan kepada Dewi Durga. Menyanggupi permintaan sang Prabu, ia pun kemudian meminta agar adik-adik dari Prabu Sosro Bawono merubah diri menjadi Limbuk dan Cangik.

Baca Selengkapnya

Kunti Ibu Sejati

Sepeninggal Prabu Puntadewa, Dewi Kunti sendirian mengasuh kelima anaknya, para Pandawa, dari kecil hingga beranjak remaja. Selama mengasuh, ia banyak menghadapi kendala dari para Kurawa yang dipimpin oleh Patih Sengkuni.

Baca Selengkapnya

Anoman Obong

Tanpa disangka, Hanoman membuat ulah dengan merusak Taman Soka hingga hancur. Hal ini membuat Raden Indrajit murka. Ia lalu menangkap Hanoman dan membawanya ke hadapan Prabu Rahwana.

Baca Selengkapnya

Gondomono Luweng

Prabu Kala Trembaka marah kepada Prabu Pandu yang tidak menerima keinginannya untuk bermitra. Sebab, Prabu Pandu berharap Kerajaan Pringgandani menjadi jajahan Astina. Ia pun mengutus Kala Arimba menuju Astina.

Baca Selengkapnya

Wayang Anak-anak – Babad Wonomarto

Pandawa telah mendapat anugerah tanah di hutan Wanamarta. Mereka pun kemudian memohon restu kepada sang kakek, Abhiyasa, agar dilancarkan jalannya. Saat restu sudah diraih, Bhima mulai membabat hutan tersebut.

Baca Selengkapnya

Rebut Lengo Tolo

Prabu Pandudewanata sebelum wafat meninggalkan wasiat berupa sebuah kotak yang berisi minyak tala. Lalu minyak tala diberikan kepada ayah dari para Kurawa, Prabu Destarastra. Setelah para Pandawa, Putra Pandu, dewasa maka minyak tala ini akan diberikan kepada mereka.

Baca Selengkapnya

Sang Narasoma

Narasoma diperintahkan untuk mencari seorang isteri oleh kedua orang tuanya. Namun Narasoma menolaknya. Hal ini membuat ia diusir dari kerajaan

Baca Selengkapnya

Srikandi Dadi Ratu

Prabu Erangbaya merasa khawatir akan rusaknya keadaan negara. Maka Prabu Erangbaya mengutus Jalasengoro untuk mengantarkan surat kepada Prabu Puntadewa. Ia meminta agar Dewi Drupadi berada di negaranya.

Baca Selengkapnya

Gatutkoco Rajah

Dewi Waskitorukmi yang kasmaran kepada Raden Gatutkoco memohon kepada ayahandanya, Prabu Dendopati, untuk mencari Raden Gatutkoco. Sang ayahanda menyanggupinya. Lalu keduanya pergi mencari Gatutkoco.

Baca Selengkapnya

Surya Ndadari Cahya Ndadari

Resi Durna tengah bertapa untuk memohon berkah kepada dewata. Namun, Dewi Wilutama kemudian datang menghampiri. Konsentrasi putera mahkota Kerajaan Hargajembangan itu buyar. Mereka berdua malah memadu kasih dan pergi ke khayangan.

Baca Selengkapnya

Gatutkoco Rabi Limbuk

Gatutkoco yang sedang sakit tengah ditemani oleh Bhima, Sentana, dan Limbuk. Setelah kesehatannya lumayang pulih, putera Bhimasena itu kemudian tersadar akan kehadiran Limbuk. Tak disangka, Gatutkoco malah meminta restu untuk menikahi Limbuk.

Baca Selengkapnya

Bhimasena Jadi Raja

Kala itu, Kerajaan Astina telah terjajah oleh Patih Ontowasesa. Hal tersebut lantas membuat Patih Sengkuni memohon bantuan kepada para Pandawa.

Baca Selengkapnya

Gareng Jadi Sembadra

Dihadapan sang patih dan Sentana, Prabu Singopudakso membicarakan perihal Kerajaan Guwabarong yang akan lebih terkenal dan kian Berjaya jika sang prabu dapat menikahi Dewi Sembadra.

Baca Selengkapnya

Pergiwo Edan

Bak dimabuk kepayang, Prabu Dewasrani tak bisa menampik jika ia sedang teramat kasmaran pada Dewi Pergiwa.

Baca Selengkapnya

Ramong Batik

Pertunangan Kurupati dengan Dewi Banowati membuat Arjuna gundah. Tak kuasa menahan kegalauan hati, ia pun memutuskan untuk berkelana ke hutan.

Baca Selengkapnya

Gatutkoco Rante

Arjuna telah memutuskan untuk menjodohkan sang putri Dewi Pergiwo dengan putra Bhima, yaitu Gatutkoco.

Baca Selengkapnya

Bagong Kembar

Raden Lesmono, putra mahkota Kerajaan Astina, sedang gundah gulana karena jatuh cinta pada Mayang Sari.

Baca Selengkapnya

Abimanyu Karem

Berbagai masalah datang menghampiri hidup Raden Arjuna. Di hadapan Patih Surata dan Sucitra, ia memikirkan solusi atas kepergian Dewi Sembadra.

Baca Selengkapnya

Aswatama Nglandak (Parikesit Lahir)

Prabu Puntadewa dan para saudaranya, termasuk Prabu Kresna dan Baladewa, merasa sangat bahagia karena putera Abimanyu telah lahir.

Baca Selengkapnya

Salyo Gugur

Narasoma (kelak Prabu Salya), setelah memperistri Dewi Pujowati, meminta Aji Canda Bhirawa kepada mertuanya, Begawan Bagaspati.

Baca Selengkapnya

Punokawan Kembar

Di Taman Kedileleng terjadi kegaduhan yang ditimbulkan oleh Suronggongkoro yang memadu kasih dengan Dewi Lesmonowati, putri Prabu Duryudana, bersama dengan Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong

Baca Selengkapnya

Punakawan Jadi Wanita

Prabu Anom Kokrosono telah merencanakan pernikahan dengan Dewi Erowati, putri Prabu Salya. Namun, mendadak Prabu Salya mengajukan syarat sepasang gadis perawan berwajah mirip sebagai “patah manten”

Baca Selengkapnya

Pandowo Poyong

Dewi Gendari, ibu para Kurawa, sedih hatinya. Pasalnya, anaknya, Prabu Suyudana, gugur di medan perang akibat hantaman gada Bhimasena.

Baca Selengkapnya

Gatutkoco Luweng

Dari perkawinan Gatutkaca dan Pergiwa lahirlah seorang putra bernama Sasi Kirana.

Baca Selengkapnya

Duryudono Gugur

Perang Bharata Yudha telah berlangsung selama 18 hari. Banyak sudah senopati dan kurawa beserta prajurit-prajurit mereka yang gugur di medan Tegal Kuru Setra.

Baca Selengkapnya

Abhimanyu Rabi Wurung

Raden Abhimanyu bukanlah jodoh Dewi Bhimawati.

Baca Selengkapnya